Seorang janda muda, Sumiyati (22) warga Kampung Curuguncal, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terpaksa dikurung dalam kamarnya sendiri akibat depresi. Dia dikurung selama sebulan.
Beli Peralatan Bela Diri Dengan Mudah, Hanya Disini!
"Kami sebagai keluarga sebenarnya sudah berupaya untuk menyembuhkan adik kandung saya ini, namun hingga kini kondisinya masih depresi berat," kata kakak kandung Sumiyati, Haryati di Sukabumi, Rabu (12/08/2015).
Menurutnya, warga RT 05 RW 05, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan ini depresi karena pernikahannya yang hanya bertahan satu jam saja.
Pada 2009, Sumiyati dihamili oleh sepupu ayahnya sendiri. Untuk menutupi aib, Sumiyati pun dinikahkan dengan pria yang menghamilinya itu. Tapi pernikahan itu hanya bertahan satu jam, dia langsung diceraikan.
Diduga karena tekanan batin, Sumiyati yang saat ini berstatus janda depresi. Dia menjadi kasar, ngamuk bahkan seperti orang yang sakit jiwa.
Bahkan dua bulan yang lalu, Sumiyati sempat menyirami rumahnya dengan air. "Saat ditanya katanya ia (Sumiyati) tengah memanggil hujan," kata Haryati
Keluarga pun sepakat untuk mengurung Sumiyati di dalam kamar seorang diri khawatir melukai orang lain, merusak atau kabur dan bisa saja melukai dirinya sendiri.
"Kami tetap memperhatikan mulai dari makan, minuman dan pakaiannya, karena bagaimanapun juga kami sayang kepada adik saya itu," tambahnya. (rimanews,com)
Sementara, Eman orang tua Sumiyati mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk menyembuhkan anaknya itu seperti mendatangkan kyai, berobat ke paranormal dan ahli kebatinan lainnya.
Namun, upaya itu tidak pernah berhasil dan kondisi anaknya malah tambah parah.
"Kami sebagai orang tua hanya bisa berharap anak saya bisa mendapatkan pengobatan yang layak, karena keluarga sudah tidak sanggup membiayai pengobatannya," katanya

0 comments:
Post a Comment