f t Inilah Lima Golongan Orang yang Terbebas dari Pertanyaan Malaikat di Kubur

BLOG CETAR MEMBAHENOL

Sunday, 25 October 2015

Inilah Lima Golongan Orang yang Terbebas dari Pertanyaan Malaikat di Kubur

Kematian yaitu suatu kepastian yang bakal ditempuh oleh tiap-tiap makhluk yang bernyawa. Sesudah ajal menjemput, manusia bakal menjalani kehidupan di alam barzah sampai hari kiamat kelak. Menurut Al-Qur’an serta hadist, didalam kubur mayat akan di tanyai oleh dua malaikat Allah SWT yaitu Munkar serta Nankir.

Inilah Lima Golongan Orang yang Terbebas dari Pertanyaan Malaikat di Kubur



Berdasar pada hadist riwayat Bukhari serta Muslim, pertanyaan yang di ajukan yaitu siapa Tuhanmu? Apa agamamu? Siapakah yang diutus di antara kamu? Pertanyaan ini memanglah gampang, tetapi cuma dapat dijawab oleh orang yang benar-benar menjalankan perintah agama semasa hidup.

Bila mayat tak dapat menjjawab,pertanyaan maka dua malaikat yang begitu menyeramkan dengan badannya hitam legam, mata biru terbelalak, serta nada malaikat ini seperti petir ini akan geram. Pertanyaan kubur atau fitnah kubur ini digambarkan demikian menyeramkan dengan siksaan yang demikian menyakitkan. Tetapi ternyata, ada kelompok manusia yang dapat terlepas dari pertanyaan kubur ini. Siapapun mereka? berikut ringkasannya.

1. Golongan Manusia yang Mati Syahid
Golongan pertama yang terbebas dari pertanyaan kubur adalah manusia yang mati dengan jalan syahid. Dari sebuah riwayat dari Rasyid bin Sa’ad disebutkan bahwa ada seseorang yang bertanya pada Nabi Muhammad SAW.

“Wahai Rasulullah SAW, mengapa orang-orang beriman akan diuji dalam kubur, kecuali para syuhada?” Beliau menjawab, “Kilatan pedang yang berkelabat di atas kepala mereka sudah cukup menjadi ujian bagi mereka.” [Dishahihkan oleh syaikh al-Albâni rahimahullah. Lihat Shahîhul Jâmi’ 4/164]



2. Golongan yang berjaga di tapal batas wilayah muslim untuk mencegah serangan musuh karena Allah
Golongan selanjutnya yang terbebas dari fitnah kubur adalah mereka yang menjaga perbatasan kaum muslim dari para musuh laknatullah. Mereka yang bekerja lalu kemudian meninggal ini akan terbebas dari pertanyaan malaikat Munkar dan Nankir.

Fadhdhalah ibn Ubaid meriwayatkan dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa Rasulullah bersabda “Ribath sehari semalam lebih baik dari puasa dan shalat malam sebualan. Kalau seseorang mati dalam kondisi seperti ini, amalnya akan mengalir dan dicurahkan rizki atasnya serta dijamin bebas dari ujian (kubur).” (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud)

3. Orang yang Meninggal Karena Sakit Perut
Ternyata orang yang meninggal dunia karena sakit perut juga akan terhindar dari fitnah kubur atau pertanyaan malaikat Munkar dan Nankir. Abu Daud mengeluarkan Hadis secara Marfuu' : "Siapa mati karena penyakit dalam perutnya tidaklah dia disiksa dalam kuburnya " - Juga Riwayat Ibu Maajah Al Baihaqi dan At - Turmudzi dimana dia menganggap itu Hasan .

Selain itu, Abu Ishaq As-Syu’aiby berkata, Sulaiman bin Shord berkata kepada Khalid bin Urfathah atau sebaliknya, Khalid berkata kepada Sulaiman,

“Apakah kamu mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Barang siapa meninggal karena sakit perut, tidak akan diazab dalam kuburnya’.” Salah seorang dari mereka menjawab, ‘Ya’.”



4. Orang yang sering membaca surat Al-Mulk
Ternyata membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh akan membuat orang terhindar dari siksa kubur. Hal ini biasanya dilakukan Rasulullah setidaknya malam Jumat. Rasullulah saw menyebutkan Surah ini dengan" Al-Maani'ah " (Pencegah , penahan dari siksaan). Beliau bersabda yang artinya: "Dialah surah Pencegah yang mencegah pembacanya dari siksa Kubur " Riwayat An - Nasaa'i . Hadis Riwayat At - Turmudzi meneruskan Ibnu ' Abbaas (Hasan).

"Barang Siapa yang pada setiap malam membaca Tabaarak .. , maka dia akan dicegahkan oleh Allah ' Azza Wa Jalla dari siksa Kubur " HR. An - Nasaa'i melalui Ibnu Mas'uud .

Abu Hurairah dan Jaabir b. Abdullah pernah menerangkan bahwa Rasullullah saw tidaklah beliau tidur malam sehingga ia membaca Surah alif laam miin Al Kitaab ( QS. As Sajdah ) danTabaarak

5. Meninggal pada hari Jum’at
Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada seorang Muslim yang meninggal pada hari Jum’at atau malam jumat kecuali Allah pasti akan menjaganya dari fitnah kubur.”

Dalam hadits Abdullah ibn Amru, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap Muslim yang meninggal pada hari Jum’at akan dijaga oleh Allah dari fitnah kubur.” [HR. Ahmad dan Tirmidzi; Dinyatakan kuat oleh syaikh al-Albâni rahimahullah dalam Ahkâmul Janâiz, hlm. 35]

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Inilah Lima Golongan Orang yang Terbebas dari Pertanyaan Malaikat di Kubur

0 comments:

Post a Comment