Kematian adalah satu hal yang banyak ditakuti oleh banyak orang akan tetapi hal semacam ini pasti dirasakan oleh setiap orang serta ternyata ada cara simpel memperkirakan saat kematian anda. Setiap orang senantiasa berdo’a supaya di beri usia yang panjang, tetapi kematian itu adalah suatu hal yang mutlak terjadi pada tiap-tiap manusia hingga tak ada manusia di dunia ini yang abadi kekal sepanjang masa. Tetapi kita bisa memperkirakan berapakah umur serta kapan kematian kita akan tiba lewat cara yang simpel, sehingga sebagai manusia yang beriman kita bisa bersiap-siap serta mengumpulkan bekal untuk kematian kita nantinya.
Beberapa pakar sudah banyak melakukan riset untuk memastikan atau memperkirakan saat kematian seorang. Ternyata ada langkah simpel yang bisa dilakukan oleh setiap orang untuk memperkirakan saat kematian mereka. Bagaimana memperkirakan waktu kematian?
Seorang ahli dari Rio de Janeiro yaitu Dr Claudio Gil Araujo telah melakukan eksperimen untuk memperkirakan waktu kematian seseorang atau batas usia seseorang. Dari hasil penelitiannya itu ternyata ada cara mudah untuk memprediksi batas usia seseorang tanpa menggunakan alat canggih dan ribet. Berikut adalah caranya:
1. Siapkan matras sebagai alas untuk duduk bersila dan alat bantu yang dapat membantu anda jika terjatuh dari posisi berdiri.
2. Siapkan tubuh dalam posisi berdiri kemudian duduk bersila diatas matras kemudian berdiri kembali.
3. Amati berapa bantuan yang telah digunakan selama melakukan kegiatan itu. Bantuan yang dimaksud bisa berupa gerakan tangan atau gerakan kaki yang dapat mendorong tubuh agar tidak terjatuh. Berikut adalah pemberian poin dalam gerakan ini:
- Jika seseorang dari posisi berdiri kemudian bersila tanpa menggunakan bantuan gerakan tangan atau dorongan tubuh maka poin yang didapat adalah 5
- Jika seseorang dari posisi bersila kemudian berdiri tanpa menggunakan bantuan gerakan tangan atau dorongan tubuh maka poin yang didapat adalah 5
- Namun jika seseorang dalam dua gerakan itu menggunakan bantuan gerakan tangan atau dorongan tubuh maka poin yang didapat adalah 3 atau kurang.
Jika seseorang menadapatkan poin 5 maka resiko mengalami kematian dalam waktu dekat akan kecil, sedangkan orang yang mendapatkan poin 3 atau kurang maka resiko mengalami kematian dengan cepat lebih besar.
Inilah caranya untuk memperkirakan waktu kematian dan cara ini sangat mudah dipraktekkan oleh setiap orang.
Dr Claudio Gil Araujo telah melakukan eksperimen dan pengamatan terhadap 2.000 orang laki-laki pasiennya yang telah berusia paruh baya. Dalam pengamatan yang telah dilakukan selama enam tahun, didapatkan kesimpulan bahwa orang yang mampu berdiri kemudian duduk bersila tanpa menggunakan bantuan apapun memiliki umur yang lebih lama dibandingkan dengan orang yang tidak mampu melakukan hal itu. Selama penelitian itu didapatkan sebanyak 159 partisipan meninggal dunia dan rata-rata yang meninggal itu adalah mereka yang tidak mampu melakukan berdiri kemudian duduk bersila tanpa menggunakan bantuan. Hal ini dapat membuktikan bahwa waktu kematian dapat diperkirakan dengan cara berdiri kemudian duduk bersila yang merupakan cara sangat efektif dan mudah dipraktekkan dirumah.
Menurut Dr Claudio Gil Araujo, fleksibilitas dan kekuatan otot serta rasio dari kekuatan otot dengan berat badan tidak hanya dapat berpengaruh pada kesehatan seseorang tetapi juga berpengaruh pada harapan hidup seseorang.
Itulah cara sederhana memperkirakan waktu kematian anda yang mudah dipraktekkan dirumah untuk mengetahui besarnya harapan hidup atau memprediksi waktu kematian anda. Selamat mencoba.

0 comments:
Post a Comment