Larangan mendekati zina itu sebenarnya sama berarti dengan larangan untuk berselingkuh. Lantaran hal itu bukan hanya melarang berzina namun mendekati saja tak boleh. Satu diantara bentuk pintu mendekati Berzina itu yaitu lewat perselingkuhan.
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (al-Israa’: 32)
Baca juga : Ini Dia Adzabnya di Dunia dan Akhirat Dosa Melakukan Zina
Tiap-tiap orang mempunyai potensi serta peluang untuk berbuat selingkuh, selingkuh itu masalah konsentrasi, bila anda tertarik dengan seseorang lantas memerhatikannya, mengaguminya, lantas coba bangun komunikasi, berlangsung komunikasi yang intens, lantas ada keselarasan rasa, jadi dari sinilah awal perselingkuhan itu akan di mulai.
Pada hal menurut Rasulullah SAW. Konsep perzinahan (Perselingkuhan itu adalah salah satu bentuk perzinahan) itu tidak hanya sebatas hubungan suami isteri diluar nikah saja, tetapi meliputi pula melihat sesuatu, membicarakan sesuatu yang menjurus kepada perzinahan itu tidak boleh. Seperti zina mata, zina lisan, dan zina anggota badan. Disebutkan dalam hadits Abu Hurairah r.a, Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah menetapkan atas setiap Bani Adam bagiannya dari zina yang bisa dan pasti ia mendapatinya yaitu Zina mata adalah melihat, zina lisan adalah berbicara, zina hati adalah hati berangan-angan serta bernafsu dan merasuk ke dalam perasaan untuk menikmatinya”
Pintu-pintu selingkuh
Ada beberapa pintu untuk mendekati perselingkuhan. Berdasarkan observasi penulis pintu-pintu itu bisa meliputi:
Pertama: Dimulai dari keisengan. Seringkali ada pria atau wanita jika suka sama orang maka mereka lalu secara iseng membangun komunikasi. Jika komunikasi itu berjalan baik, maka hubungan itu bisa meningkat ke hubungan yang bersifat persaudaraan atau bisa lebih mengarah kepada hubungan percintaan. Jika mereka itu gadis dengan pemuda atau antara janda dan Duda tidak jadi soal tapi tetap dengan catatatn harus dimulai dengan niat baik untuk membangun rumah tangga. Tetapi jika hubungan itu dilakukan oleh orang-orang yang sudah mempunyai pasangan resmi maka disinilah awal mula perselingkungan terjadi. Dan untuk keluar dari zona ini sulitnya bukan main, kecuali mereka mendapat hidayah dari Allah.
Ketiga: Melalui Pintu Kekaguman. Selingkuh itu bisa terjadi karena faktor kekaguman seorang mahasiswa terhadap dosennya atau seorang siswa terhadap gurunya. Jika dosen atau guru tidak bermoral, dia punya otoritas untuk menentukan nasib seorang siswa atau mahasiswa lalu mahasiwa atau siswanya juga merespon maka mulai dari sinilah perselingkuhan itu akan terjadi. Dan barangkali masih banyak pintu selingkuh yang lain.

0 comments:
Post a Comment