Banyak yang berasumsi kalau manfaat bunga tujuh rupa ini lebih ampuh dari apa yang disyariatkan oleh Allah SWT. Syariat tersebut diisi doa kalau umat Muslim memohon kebaikan Allah serta minta perlindungan dari semua keburukan pada Alah Yang Maha Esa. Banyak pula yang berasumsi kalau ritual ini lebih dahsyat pengaruhnya untuk mengusir roh-roh jahat seperti setan atau bahkan juga jin. Walau sebenarnya, sangat banyak doa dari Nabi Muhammad SAW dalam sebagian versi yang telah pernah di ajarkan.
Ibnu Katsier pernah menafsirkan ayat Al Quran yang berbicara mengenai sesembahan lain ini. Orang yang percaya pada misteri tidak jelas itu berarti tidak mengikuti agama Muslim yang lurus, melainkan sudah melenceng. Manusia yang seperti itu berarti sudah mengikuti syariat dari bukan Tuhan, bisa setan, jin, atau bahkan buatan manusia sendiri. Salah satu buktinya adalah manfaat bunga tujuh rupa yang salah besar.
Sudah rahasia umum bahwa sumber wangsit itu sendiri adalah setan atau jin yang merupakan makhluk sangat dihindari dalam agama Islam karena menentang Allah Ta’ala. Hal ini sesuai juga dengan surat Al An’am di Al Quran bahwa bagi tiap nabi, diciptakan musuh berupa setan manusia dan jin. Mereka akan membisikkan sesuatu yang terdengar indah, padahal sesungguhnya menipu. Jadi, di zaman modern ini sudah sepatutnya tradisi mandi bunga tujuh rupa atau menaburkannya dihilangkan, jika memang hal itu berhubungan untuk mendapat ridha Allah. Sebaliknya, percayai Allah saja dan perhatikan baik-baik apa yang telah diajarkan Allah untuk seluruh umat Muslim. Sekian artikel mengenai misteri bunga tujuh rupa ini, semoga bermanfaat.

0 comments:
Post a Comment