Cinta tidak selamanya soal perasaan, ada logika serta rumus yang bisa dipakai untuk memastikan pasangan hidup yang pas.
Fry memberi satu ilustrasi, bila ada 11 kandidat pasangan hidup untuk Anda, bagaimana Anda tahu yang pas?
Nyatanya, bila Anda pilih dengan cara acak, jadi peluang Anda pilih yang pas cuma sembilan %.
Disamping itu, jika Anda menggunakan rumus matematika, kesempatan Anda temukan pasangan yang pas, bertambah sampai 37 %.
Caranya begitu simpel, yaitu cari pasangan yang lebih baik dari pasangan-pasangan Anda sebelumnya.
Pertama, Anda harus menentukan kualifikasi pasangan hidup Anda, karena pada akhirnya banyak orang rancu akan kualifikasi teman hidup dan teman kencan.
Kualifikasi tersebut harus Anda tentukan lewat pengalaman Anda dalam menjalani hubungan di masa lalu.
Kedua, jika Anda benar-benar sudah menentukan pilihan, pastikan sesuai dengan kualifikasi Anda tanpa kompromi.
Skenario terburuk adalah jika belahan jiwa Anda adalah cinta pertama Anda yang Anda singkirkan karena ingin mencari yang lebih baik, dan Anda terus mencari yang lebih baik hingga Anda berakhir sendiri.
Skenario terburuk kedua, Anda hanya memiliki ekspetasi rendah tentang adanya pasangan yang lebih baik di luar sana, hingga Anda berakhir dengan pasangan yang sebenarnya dibawah kualifikasi Anda.
Singkatnya, tak bisa dimungki, meski menggunakan rumus matematika sekali pun, soal menentukan pasangan hidup memang lebih sulit dari ujian matematika

0 comments:
Post a Comment