Film porno atau kerap disebut juga film biru, sering melukiskan permainan cinta pria serta wanita dengan durasi begitu lama.
Tidak cuma itu, macam sex yang dipertunjukkan juga termasuk fantastis.
Sayangnya beberapa orang, terlebih orang muda, tak sadar kalau film porno begitu jauh dari apa yang berlangsung didunia riil, dengan kata lain dalam kamar tidur.
.
Rutinitas melihat film porno, menurut Briges, dapat memperluas pengetahuan seksual atau malah menyempitkannya.
Oleh karena itu Anda mesti waspada, terlebih ada banyak hal yang sesungguhnya hanya berlangsung dalam film porno.
1. Penetrasi ganda
Dalam analisis mengenai film-film pornografi paling laris, menurut Bridges hampir satu dari lima adegan menampilkan penetrasi ganda atau satu wanita berhubungan seks dengan dua pria.
"Dalam dunia nyata, hal itu jelas tidak nyaman, bahkan menyakitkan bagi wanita," kata Brigges
2. Terus terusan mengerang
Jika seorang wanita begitu mudah dirangsang seperti yang terlihat dalam film porno, kemungkinan mereka akan orgasme sepanjang hari.
Bagaimana mungkin seorang wanita berhubungan seks 20 menit dan tidak berhenti mengerang karena puas.
3. Bahasa kotor
Dalam analisa yang dilakukan Bridges, hampir separuh dari adegan dalam film porno berisi ucapan kotor.
Mungkin tujuannya untuk mengingatkan bahwa si wanita adalah gadis yang nakal dan layak diperlakukan demikian.
Tapi kenyataannya tidak ada wanita yang menyukai kata-kata kotor saat berhubungan intim.
4. Gampang ereksi
Anda tak akan pernah melihat penis yang loyo di film porno.
Aktor film porno memang dikondisikan langsung ereksi begitu ia membuka baju.
Hal itu bisa diciptakan dengan mengonsumsi obat antidisfungsi ereksi sebelumnya.
Sebaiknya hentikan obsesi untuk bisa mencapai ereksi yang sempurna begitu Anda tiba di tempat tidur.
Kebanyakan, hampir 81 persen, adegan di film porno menampilkan aktornya mencapai klimaks dan ejakulasi bukan di vagina.
Bahkan ada yang di wajah aktris.
Yang sebenarnya, 80 persen wanita tidak menyukai ide pasangannya mencapai klimaks di wajah atau mulutnya.
Sebaiknya jangan lakukan hal ini agar pasangan Anda tidak kapok diajak bercinta.
Malah menurut Bridges, semakin sering seorang pria menonton film porno, semakin ia tidak percaya diri pada ukuran dan kekerasan penisnya. (tribunnew,com)

0 comments:
Post a Comment