f t Hubungan Suami Istri Lewat Belakang, Islam Melarangnya

BLOG CETAR MEMBAHENOL

Friday, 4 March 2016

Hubungan Suami Istri Lewat Belakang, Islam Melarangnya

Satu surah menerangkan kalau seseorang lelaki cuma bisa mendatangi wanita yang telah sah jadi istrinya. Dalam surah itu disebutkan bila istri dimisalkan sebagai ladang hingga bisa didatangi dari arah manapun. Walau demikian, Allah sudah menganugerahkan jalan untuk suami mendatangi istrinya, yaitu kemaluan yang disebutkan sebagai ladang. Jalan belakang yang dimaksud adalah anus. Berikut larangan melakukan hubungan suami istri menurut Islam yang perlu dipelajari.

 Hubungan Suami Istri Lewat Belakang, Islam Melarangnya

1. Infeksi bakteri
Anus adalah jalan dimana kita mengeluarkan feses. Seperti yang kita tahu, feses merupakan hasil sisa atau pembusukan zat-zat yang ada di tubuh. Hal ini membuat anus dihuni oleh banyak bakteri yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Bakteri ini memiliki fungsi untuk membusukkan atau menghancurkan sisa-sisa makanan. Apabila hubungan suami istri dilakukan pada jalan ini, maka alat kelamin suami akan mengalami infeksi pada bakteri yang ada di anus. Tentunya hal ini dapat menyebabkan penyakit kelamin pada sang suami.

2. Anus mudah terluka
Anus memiliki dinding dengan lapisan yang tipis sehingga mudah luka. selain itu, anus tidak mempunyai cairan pelumas sehingga akan menyebabkan anus mudah lecet karena gesekan ketika penetrasi. Berbeda dengan kemaluan yang memiliki dinding lebih tebal dan cairan pelumas untuk menjaga kemaluan tidak mudah lecet. Oleh karena itu, apabila hubungan suami istri dilakukan melalui anus dapat meningkatkan resiko terjadinya penyakit menular, seperti HIV, herpes atau PMS dan lainnya. Adab berhubungan suami istri dalam Islam menjadi solusi terbaik untuk melakukan hubungan secara aman dan nyaman.

3. Terjadi pendarahan
Tipisnya lapisan dinding pada anus membuatnya menjadi mudah lecet. Namun, hal ini bisa menyebabkan sesuatu yang lebih parah yakni pendarahan. Apabila hubungan melalui jalan belakang dilakukan maka dapat menyebabkan dinding anus menjadi robek dan pembuluh darah akan rusak. Hal inilah yang menyebabkan pendarahan pada istri. Akibat yang paling buruknya adalah kematian karena rasa sakit yang teramat pada sang istri.

4. Merusak otot anal
Anus memiliki otot yang bernama sfingter. Otot tersebut berfungsi sebagai penutup muara anus. Ketika seseorang sedang defekasi (buang air besar) maka otot tersebut akan membuka sehingga memberikan jalan bagi feses untuk keluar. Apabila hubungan suami istri dilakukan melalui jalan ini, maka otot sfingter akan mengalami kerusakan sehingga tidak bisa lagi mengontrol defekasi. Oleh karena itu, lakukanlah tata cara hubungan suami istri dalam Islam agar tidak mendapatkan bahayanya jika melanggar.

Setelah mengetahui penjelasan di atas, pastinya pemahaman tentang berhubungan suami istri sesuai Islam menjadi lebih paham. Setiap larangan Allah pasti dikarenakan hal tersebut memiliki mudharat untuk kita. Hal ini dibuktikan dengan ilmu medis yang memaparkan dampak buruk dari berhubungan suami istri melalui jalan belakang. Allah telah menetapkan bagaimana adab dan waktu yang tepat untuk melakukan hubungan intim. Oleh karena itu, lakukanlah apa yang telah ditetapkan Allah agar tidak menimbulkan dampak buruk jika menyimpang terhadap ajaran Islam. Demikian alasan mengapa Islam melarang hubungan suami istri lewat belakang.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Hubungan Suami Istri Lewat Belakang, Islam Melarangnya

0 comments:

Post a Comment